Api Pekanbaru Gelar Talkshow Harmonisasi Keberagaman dalam Perspektif Hukum dan Advokasi
Aktualitasnews.com - Asosiasi Pendeta Indonesia (API) menggelar Talkshow yang bertema "Harmonisasi keberagaman dalam perspektif hukum dan advokasi" di GAB House, Pekanbaru, pada Jumat (11/04/2025).
Acara ini diawali dengan doa pembuka dan kata sambutan oleh Ibu julia sebagai Ketua Panitia Acara dan Ketua DPD API Riau, Pdt Anton Situmeang.
Ketua Panitia Acara, Ibu Julia memperkenalkan pembicara kompeten di bidangnya yakni Perri Sibarani, S.H.,M.H sebagai Kabiro Hukum Api Pekanbaru, Wilton Panggabean, S.H sebagai YLBHI Riau dan PS. Rudolf M. Miss selaku moderator.
Talkshow ini dibagi menjadi 2 (Dua) sesi. Sesi yang pertama bertema "Hukum" Yang dibawakan oleh Bapak Perri Sibarani, S.H.,M.H menjelaskan gambaran konsep hukum yang ada di Indonesia.
"Negara hukum yang baik adalah bukan dari banyaknya undang-undang di suatu negara tetapi justru melihat akhlak dan kemanusiaan di negara itu," ungkap Perri Sibarani.
Ia Juga menjelaskan bahwa upaya hukum satu langkah dalam rangka untuk mendapatkan kepastian hukum.
"Kemanfaatan, keadilan, kepastian tidak akan kita dapatkan kalau kita tidak melakukan suatu tindakan upaya hukum," jelasnya dengan tegas.
Setelah penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Terlihat seluruh peserta yang hadir sangat antusias untuk memberikan pertanyaan kepada narasumber.
Sesi kedua dibawakan oleh Wilton Panggabean, S.H yang menjelaskan bahwa Advokasi adalah tindakan atau protes untuk membela dan memberi dukungan.
"Setiap individu memiliki hak untuk memilih keyakinan mereka tanpa paksaan dari siapapun dan pemerintah wajib menghormati apa yang kita anut," ujar Wilton.
Sebelum acara berakhir, dilanjutkan dengan pemberian cinderamata oleh Ketua Panitia, Bendahara dan Sekretaris dan dilanjutkan dengan foto bersama serta doa.
Sebagai penutup, Pembicara Perri Sibarani,S.H.,M.H menyampaikan kesimpulan dari talkshow yang sudah berlangsung.
"Hukum itu tidak tegak bukan salah penegak hukumnya tetapi kadang dari masyarakat kita yang sudah takut duluan sebelum berupaya. Maka Perjuangkanlah hakmu sesuai dg kebenaran," tutupnya.
Sumber : Liputan
Penulis : Fit




